Selasa, 03 September 2013

pendakian pertama

17 agustus 2013
MERDEKAAAAAA !!!!!!
merdeka indonesia ke 68
merdeka juga sampai puncak merbabu
pendakian pertama , capek tapi terbayar dengan negri diatas awan
aku punya banyak cerita di merbabu
tentang gelapnya merbabu , dinginnya merbabu
ga mau kalah kita juga punya cerita dimerbabu
aku kamu kita merangkai cerita dimerbabu :3
oh ya ga lupaa nih buat
@huruharaFT terimakasih membuat pengalaman pertama ku menyenangkan
@abkambon @reddatorr @wahyukemalajati @afnanfitriadi termakasih menemani sampai puncak dan yang lain tetap stay di pos dua
tapi cukup nyesel udh nyoba nyoba naik gunung nyesellll banget jadi kecanduan begini
pendakian berikutnya insya allah pangrango ,tunggu saja kicauan ku selanjutnya tentang gunung gede pangrango
pangrango dengan restu dari ibu bapak ,terimkasih bapak wejangannya tentang pendakian aku ga akan lupa pesan pesannya ,aku strong :) :3
ohhiyaa ini aku selipkan beberapa cerita ku di merbabu :3




roof

sebuah cerita dan sebuah kegiatan yang kami mulai dari iseng belaka
kami satu kampus ,bahkan satu kelas ehh tapi ada satu orang yg beda kelas ding
awalnya kami iseng iseng menyalurkan bakat dan hobi
perkenalkan ....
kami roof
sebuah group acoustic iseng iseng
aku vocalisnya loh
agus itu melod nya
dhias bass
dan addin rythem
kami lebih sering ngisi acara
sempet juga ikut lomba lomba yaaa sekali lagiii cuma iseng
semoga roof terus aktiv dan lancar job hhehee


jogja istimewa

ini cerita,cerita jogja
jogja dengan sejuta cerita
kalau kata lagu "istimewa negrinya istimewa orangnya"
passs sama lagunya
dari kecil cuma bolak balik tangerang-jogja kalau liburan , sekarang sudah menetap di jogja kurang lebih setahun ,dan mungkin akan menetap disini mencari ayah dari anakanak ku kelak mungkin juga disini
pagi di jogja,senja dijogja itu membuat betah
jadi lebih dewasa dan lebih mengerti banyak hal selama dijogja
karna bantuan mereka dan dia aku seperti ini
lingkungan memang merubah kepribadian setiap orang dan mereka berhasil membuat ku menjadi lebih baik
aku menemukan mereka ,menemukan dia disini yang sudah kutemukan semenjak aku SMA
ini cuma sebuah cerita singkat ,tapi perjalanannya tak sesingkat ini
sudahlama menghilang dari dunia blog rasanya agak kikuk yaaa
yasudah tunggu postingan ku selanjutnya
byeeee :*

Senin, 18 Februari 2013

ARTIKEL PERKEMBANGAN ILMU GIZI


ARTIKEL PERKEMBANGAN ILMU GIZI










Disusun Oleh : Tabitha Alinda N.D
Nim : 2320122195
AKADEMI KEPERAWATAN NOTOKUSUMO
YOGYAKARTA
2012


Perkembangan Ilmu gizi
Dilihat dari segi sifatnya, ilmu gizi dibedakan menjadi 2, yakni gizi yang berkaitan dengan kesehatan perorangan yang disebut gizi kesehatan perorangan dan gizi yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat yang disebut gizi kesehatan masyarakat (public health nutrition).
Kedua sifat keilmuan ini akhirnya masing-masing berkembang menjadi cabang ilmu sendiri, yakni cabang ilmu gizi kesehatan perorangan atau disebut gizi klinik (clinical nutrition) dan cabang ilmu gizi kesehatan masyarakat atau gizi masyarakat (community nutrition).
Kedua cabang ilmu gizi ini dibedakan berdasarkan hakekat masalahnya.Gizi klinik berkaitan dengan masalah gizi pada individu yang sedang menderita gangguan kesehatan akibat kekurangan atau kelebihan gizi.Oleh sebab itu, sifat dari gizi klinik adalah lebih menitikberatkan pada kuratif daripada preventif dan promotifnya.Sedangkan gizi masyarakat berkaitan dengan gangguan gizi pada kelompok masyarakat.Oleh sebab itu sifat dari gizi masyarakat lebih ditekankan pada pencegahan (prevensi) dan peningkatan (promosi).
Oleh karena sifat kedua keilmuan ini berbeda maka akan menyebabkan perbedaan jenis profesi yang menangani kedua pokok masalah tersebut. Gizi klinik berurusan dengan masalah klinis pada individu yang mengalami gangguan gizi maka profesi kedokteranlah yang lebih tepat untuk menanganinya.
Sebaliknya gizi masyarakat yang berurusan gangguan gizi pada masyarakat dimana masyarakat mempunyai aspek yang sangat luas maka penanganannya harus secara multisektor dan multidisiplin. Profesi dokter saja belum cukup untuk menangani masalah gizi masyarakat.Penanganan gizi masyarakat tidak cukup dengan upaya terapi para penderita saja karena apabila setelah mereka sembuh akan kembali ke masyarakat. Oleh karena itu, terapi gangguan gizi masyarakat tidak saja ditujukan kepada penderitanya saja tetapi seluruh masyarakat tersebut.Masalah gizi masyarakat bukan menyangkut aspek kesehatan saja melainkan aspek-aspek terkait yang lain, seperti ekonomi, sosial-budaya, pendidikan, kependudukan, dan sebagainya. Oleh sebab itu penanganan atau perbaikan gizi sebagai upaya terapi tidak hanya diarahkan kepada gangguan gizi atau kesehatan saja melainkan juga ke arah bidang-bidang yang lain.
Misalnya penyakit gizi KKP (kekurangan kalori & protein) pada anak-anak balita, tidak cukup dengan hanya pemberian makanan tambahan saja (PMT) tetapi juga dilakukan perbaikan ekonomi keluarga, peningkatan pengetahuan, dan sebagainya.
Perkembangan Ilmu Gizi Pada Anak Pada Masa Usia Dini
Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual.Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan.Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral.Perkembangan anak usia dini adalah masa-masa kritis yang menjadi fondasi bagi anak untuk menjalani kehidupannya di masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian dari potensi kecerdasan manusia berkembang dengan pesat pada usia dini.
Perkembangan anak pada masa-masa tersebut memberikan dampak terhadap kemampuan intelektual, karakter personal dan kemampuannya bersosialisasi dengan lingkungan. Kesalahan penanganan pada masa perkembangan anak usia dini akan menghambat perkembangan anak yang seharusnya optimal dari segi fisik maupun psikologi.Perkembangan anak usia dini, secara khusus ditujukan untuk mendefinisikan perkembangan anak usia 0-8 tahun. Perkembangan anak berbeda dengan pertumbuhannya.Perkembangan anak lebih merujuk pada parameter kualitatif.Sedangkan pertumbuhan anak, kebih bersifat kuantitatif. Dengan demikian, yang dimaksud dengan perkembangan anak usia dini adalah kemajuan kualitas fungsi fisik, psikologi maupun sinergi dari keduanya.
Perkembangan anak usia dini meliputi beberapa bagian, yaitu:
1.    Perkembangan kemampuan motorik.
Seiring dengan pertumbuhannya, sistem syaraf anak anda semakin matang.Ada 2 tipe kemampuan motorik.Yang pertama adalah kemampuan motorik di mana anak anda mampu menggerakkan bagian tubuhnya yang besar, seperti tangan dan kaki. Berjalan, berlari, keseimbangan tubuh dan koordinasi gerak merupakan bentuk perkembangan anak usia dini pada kemampuan motorik.
Yang perlu dievaluasi pada tahap perkembangan ini adalah kekuatan otot, kualitas gerakan dan sejauh mana anak mampu melakukan gerakan.Sedangkan perkembangan kemampuan motorik yang ke dua adalah kemampuan anak untuk menggerakkan bagian-bagian kecil dari tubuhnya.Seperti jari tangan, jari kaki dan mata.Kemampuan motorik ini dapat dilihat dari kemampuan anak melempar dan menangkap sesuatu, menggambar maupun meraih benda.

2.    Perkembangan fungsi fisik.
Perkembangan anak usia dini pada fungsi fisiknya mengikuti pola tertentu, diantaranya; perkembangan bagian tubuh yang besar lebih awal dibandingkan bagian tubuh yang kecil. Misalnya, perkembangan fungsi tangan dan kaki lebih dulu dibandingkan jari.Pola selanjutnya adalah perkembangan bagian-bagian utama tubuh lebih dahulu dibandingkan bagian lainnya.Bagian-bagian utama seperti lambung, jantung dan organ inti lainnya lebih dulu dan lebih kuat dibandingkan perkembangan fungsi kaki dan tangan.Dan pola yang terakhir adalah dari bagian atas tubuh menuju bagian bawah. Perkembangan anak usia dini untuk memfungsikan fisiknya dimulai dari kepala baru kemudian ke bagian kaki. Inilah sebab mengapa bayi lebih dulu mampu mengangkat kepalanya dibandingkan berguling.

3.    Perkembangan kemampuan kognitif.
Perkembangan anak usia dini meliputi perkembangan kemampuan kognitifnya. Kemampuan kognitif ini barkaitan dengan daya ingat, kemampuan menganalisa maupun kemampuannya memecahkan masalah. Anak usia dini adalah peneliti kecil, mereka aktif melakukan percobaan dan menganalisa apa yang ada di sekelilingnya. Di sini dukungan lingkungan untuk menunjang perkembangan kognitif anak sangat diperlukan.Interaksi yang sehat antara anak dan lingkungan dapat mengoptimalkan perkembangan kognitifnya.

4.     Perkembangan kemampuan berbahasa.
Penelitian menunjukkan bahwa bagaimana cara orang tua berbicara akan memainkan peran penting dalam perkembangan kemampuan berbahasa pada anak. para peneliti meyakini bahwa penggunaan bahasa ibu akan memudahkan anak untuk belajar bahasa lebih cepat. Awalnya anak hanya mampu mengoceh, kemudian dia mulai bisa mengucapkan sebuah kata. Dengan terus berlatih, anak anda akan mulai bisa menggabungkan 2 kata, hingga kemudian bisa membuat sebuah kalimat sederhana. Kemampuan anak berbahasa merupakan cermin dari kecerdasan anak.
Selain dukungan dari orang-orang terdekat maupun lingkungan sekitarnya, perkembangan anak usia dini perlu didukung pula oleh suplai nutrisi yang mencukupi. Ini dikarenakan pada masa perkembangan anak usia dini dibutuhkan zat-zat gizi penting untuk proses pematangan jaringan tubuhnya dan untuk menyediakan energi dalam proses anak bereksplorasi








Perkembangan Ilmu Gizi pada Ciri-Ciri Bayi Yang Kekurangan Gizi
Gizi merupakan salah satu unsur penting yang harus dicukupi bagi tubuh.Gizi ini memiliki peranan penting bagi pertumbuhan anak dan perkembangan otak mereka.Sebagai orang tua harus mengetahui segala kebutuhan gizi yang diperlukan anak agar anak terhindar dari kekurangan gizi. Selain harus mengerti mengenai gizi yang baik itu seperi apa, orang tua harus mengerti tentang bagaimana gejala jika anak kurang gizi, sehingga orang tua mampu memperbaiki asupan gizi anak.Bayi kurang gizi tentu menjadi hal yang sangat memprihatinkan karena seharusnya usia bayi merupakan masa yang penting untuk bertumbuh dan berkembang. Bayi kurang gizi akan mengalami hambatan dalam pertumbuhan fisik, otak dan juga psikologisnya. Oleh sebab itu, mulai kenali dan pelajari ciri-ciri bayi yang kurang gizi.Kurangnya gizi pada bayi awalnya ditandai dengan fisik bayi yang terlihat kurus. Bayi kurus memiliki berat badan di bawah rata-rata pada usia yang seharusnya. Bayi kurang gizi mengalami kesulitan atau bahkan tidak mengalami kenaikan berat badan selama 3 bulan berturut-turut.Sebenarnya tidak hanya berat badan saja yang menjadi indikator utama kekurangan gizi pada bayi.Ukuran tinggi badan, lingkar lengan dan lingkar kepala bisa menjadi indikator pelengkap.Bayi yang mengalami kekurangan gizi juga mudah terkena penyakit.Oleh sebab itu, jika bayi sering sekali sakit seperti diare, demam, anemia dan penyakit lainnya maka kemungkinan bayi kurang gizi.Selain itu, bayi yang mengalami kekurangan gizi umumnya memiliki mata yang cekung.Rambut bayi tipis, mudah untuk dicabut dan umumnya berwarna kemerahan.Secara psikologis, bayi yang kurang gizi cenderung menjadi pendiam dan tidak aktif.
Kekurangan gizi pada bayi Indonesia umumnya karena kekurangan energi protein. Ciri-ciri bayi yang mengalami kekurangan energi atau kalori (sering disebut dengan marasmus) antara lain bayi sangat kurus, bagian pantatnya keriput dan bagian perutnya cekung. Selain itu, kulit di tubuhnya kering dan keriput. Bayi kurang gizi ini mudah sekali rewel.Sedangkan ciri-ciri bayi yang kekurangan protein atau disebut kwashiorkor antara lain bayi malahan mengalami kebengkakan di tubuhnya. Bagian utama yang terlihat bengkak adalah kaki dan punggung.Sementara ototnya mengalami pengecilan yang bisa terlihat saat sedang duduk atau berdiri.Wajah bayi kurang gizi ini bulat seperti bulan purnama dan tampak keriput.Organ penglihatan yakni matanya tampak sayu.Selain itu di kulitnya muncul bercak yang berwarna merah muda dan kelamaan menjadi kehitaman. Sama seperti bayi kurang gizi lainnya, bayi mudah sekali rewel dan sering menangis
Perkembangan Ilmu Gizi Pada Perkembangan Gerakan Motorik Pada Anak
Pada umumnya anak memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan normal yang merupakan hasil interaksi banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.Perkembangan anak merupakan suatu proses tumbuh kembang yang seharusnya diperhatikan dengan istimewa oleh para orangtuanya masing-masing. Dengan demikian, anak akan tumbuh dan berkembang dengan memaksimalkan seluruh potensi yang dimilikinya.
1.    Perkembangan Motorik Kasar.
Tugas perkembangan jasmani berupa koordinasi gerakan tubuh, seperti berlari, berjinjit, melompat, bergantung, melempar dan menangkap,serta menjaga keseimbangan. Kegiatan ini diperlukan dalam meningkatkan keterampilan koordinasi gerakan motorik kasar. Pada anak usia 4 tahun, anak sangat menyenangi kegiatan fisik yang mengandung bahaya, seperti melompat dari tempat tinggi atau bergantung dengan kepala menggelantung ke bawah. Pada usia 5 atau 6 tahun keinginan untuk melakukan kegiatan berbahaya bertambah. Anak pada masa ini menyenangi kegiatan lomba, seperti balapan sepeda, balapan lari atau kegiatan lainnya yang mengandung bahaya.

2.    Perkembangan Gerakan Motorik Halus.
Perkembangan motorik halus anak taman kanak-kanak ditekankan pada koordinasi gerakan motorik halus dalam hal ini berkaitan dengan kegiatan meletakkan atau memegang suatu objek dengan menggunakan jari tangan. Pada usia 4 tahun koordinasi gerakan motorik halus anak sangat berkembang bahkan hampir sempurna. Walaupun demikian anak usia ini masih mengalami kesulitan dalam menyusun balok-balok menjadi suatu bangunan. Hal ini disebabkan oleh keinginan anak untuk meletakkan balok secara sempurna sehingga kadang-kadang meruntuhkan bangunan itu sendiri. Pada usia 5 atau 6 tahun koordinasi gerakan motorik halus berkembang pesat. Pada masa ini anak telah mampu mengkoordinasikan gerakan visual motorik, seperti mengkoordinasikan gerakan mata dengan tangan, lengan, dan tubuh secara bersamaan,antara lain dapat dilihat pada waktu anak menulis atau menggambar.

3.    Perkembangan Otak dan Susunan Syaraf Pusat.
Perkembangan otak manusia yang sangat pesat terjadi pada masa prenatal dan beberapa bulan setelah kelahiran pada masa sebelum kelahiran diperkirakan 250.000 sel-sel otak terbentuk setiap menit melalui proses pembelahan sel yang disebut mitosis. Setelah lahir sebagian besar sel-sel otak yang berjumlah 100 milyar terbentuk secara matang perkembangan yang dimulai dari atas yaitu kepala dan berlanjut secara teratur ke bagian bawah tubuh.Semua tergantung pada kesehatan anak itu sendiri. Pada usia 4-5 tahun kepala anak hanyaberukuran seperlima dari ukuran tubuhnya dan pada usia 6 tahun kepada anak memiliki ukuran sepertujuh dari ukuran kepalanya. Pada usia 6 tahun anak telah memiliki proporsi tubuh yang akan mewarnai proporsi tubuhnya di masa dewasa. Secara normal bertambah tinggi badan selama masa kanak-kanak hanya sebanyak 2,5 inchi setahun dan berat badan secara normal hanya bertambah 2,5-3,5 kilogram setahun.

Prinsip-prinsip Perkembangan Fisiologis Anak Usia Taman Kanak-kanak.
Prinsip utama perkembangan fisiologis anak usia dini adalah koordinasi gerakan motorik, baik motorik kasar maupun halus. Pada awal perkembangannya, gerakan motorik anak tidak terkoordinasi dengan baik.Seiring dengan kematangan dan pengalaman anak kemampuan motorik tersebut berkembang dari tidak terkoordinasi dengan baik menjadi terkoordinasi secara baik.Prinsip utama perkembangan motorik adalah kematangan, urutan, motivasi, pengalaman dan latihan ataupraktek.

Kematangan syaraf.
Pada waktu anak dilahirkan hanya memiliki otak seberat 2,5% dari berat otak orang dewasaSyaraf-syaraf yang ada di pusat susunan syaraf belum berkembang dan berfungsi sesuai perkembangannya. Sejalan dengan perkembangan fisik dan usia anak, syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik mengalami prosesneurogical maturation.Pada anak usia 5 tahun syaraf-syaraf yang berfungsi mengontrol gerakan motorik sudah mencapai kematangannya dan menstimuasi berbagai kegiata motorik yang dilakukan anak secara luas. Otot besar yang mengontrol gerakan motorik kasar seperti berjalan,berlari, melompat dan berlutut, berkembang lebih cepat apabila dibandingkan dengan otot halus yang mengontrol kegiatan motorik halus, diantaranya menggunakan jari-jari tangan untuk menyusun puzzle, memegang gunting atau memegang pensil.
Pada waktu bersamaan persepsi visual motorik anak ikut berkembang dengan pesat, seperti mengisi gelas dengan air, menggambar, mewarnai dengan tidak keluar garis. Di usia 5 tahun anak telah memiliki kemampuan motorik yang bersifat komplek yaitu kemampuan untuk mengkombinasikan gerakan motorik dengan seimbang, seperti berlari sambil melompat dan mengendarai sepeda.Ketika anak mampu melakkan suatu gerakan motorik, maka akan termotivasi untuk bergerak kepada motorik yang lebih luas lagi. Aktivitas fisiologis meningkat dengan tajam.Anak seakan-akan tidak mau berhenti melakukan aktivitas fisik, baik yang melibatkan motorik kasar maupun motorik halus.Pada saat mencapai kematangan untuk terlibat secara aktif dalam aktivitas fisik yang ditandai dengan kesiapan dan motivasi yang tinggi dan seiring dengan hal tersebut, orang tua dan guru perlu memberikan berbagai kesempatan dan pengalaman yang dapat meningkatkan keterampilan motorik anak secara optimal. Peluang-peluang ini tidak saja berbentuk membiarkan anak melakukan kegiatan fisik akan tetapi peru di dukung dengan berbagai fasilitas yang berguna bagi pengembangan keterampilan motorik kasar dan motorik halus.


Faktor Yang Mempengaruhi Kecerdasan Balita
Sel-sel saraf otak balita berkembang sangat pesat.Hal ini dapat diketahui dari penambahan berat otak ataupun lingkar kepala balita.Ketika bayi lahir, beratnya sekitar 25% dari otak orang dewasa. Kemudian pada usia setahun beratnya sudah mencapai 70% usia otak dewasa. Proses perkembangan otak ini berlangsung sangat cepat hingga balita berusia 3 tahun. Setelah ini proses akan berjalan melambat, yakni pada usia sekolah dan usia remaja.
Tiga faktor yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan balita adalah :
1. Faktor genetik.
2. Faktor gizi.
3. Faktor lingkungan.
Sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukan mana di antara ketiga faktor tersebut yang berperan lebih besar.
▪ Faktor genetik merupakan potensi dasar dalam perkembangan kecerdasan tetapi faktor ini bukan yang terpenting.
▪ Faktor gizi.
Ternyata faktor gizi juga berpengaruh sangat besar terhadap perkembangan kecerdasan selama masa pesat tumbuh (growth spurt) otak yakni sekitar masa kelahiran sampai bayi berusia 18 bulan. Kekurangan Energi Protein yang terjadi pada saat janin berada dalam kandungan akan berdampak berkurangnya berat otak sampai 13 persen. Berkurangnya berat otak ini karena jumlah dan ukuran sel otak berkurang yang disebabkan oleh terhambatnya sintesis protein.Kurang berkembangannya otak karena Kekurangan Energi Protein yang terjadi selama masa pesat tumbuh (growth spurt) otak akan sulit dikejar. Dampak Kekurangan Energi Protein ini juga menyebabkan mielinisasi berkurang. Mielinisasi adalah proses pembentukan mielin yang berfungsi sebagai penghantar impuls. Kekurangan Energi Protein menyebabkan IQ berkurang, kemampuan pengenalan geometrik dan kemampuan berkonsentrasi rendah.
Asam Lemak Esensial juga mempunyai peran penting dalam peningkatan tingkat kecerdasan anak.Bersama kolesterol, Asam Lemak Esensial membentuk 75 persen pembungkus urat saraf dalam otak yang mempercepat penghantaran impuls saraf. Asam Lemak Esensial merupakan asam lemak yang tidak dapat dibuat dalam tubuh kita.Dua jenis Asam Lemak Esensial yang penting yaitu Asam Lemak Omega-3 dan Omega-6.Dinyatakan bahwa secara kimia, otak manusia merupakan organ yang banyak mengandung suatu lapisan tipis (membran) lemak. Agar membran berfungsi dengan tepat diperlukan Asam Lemak Omega-3 dan Omega-6.
Asam Lemak Omega-3 dan Omega-6 terdapat pada Air Susu Ibu (ASI), telur , kedelai, ikan dan produk olahannya termasuk minyak ikan.Pedoman yang perlu dipegang adalah agar ibu hamil selalu menjaga kesehatan dan makan makanan bergizi.
Setelah bayi lahir, perlu diberikan ASI Eksklusif ” selama 4 bulan terus menerus dan dilanjutkan dengan makanan gizi seimbang (4 sehat 5 sempurna) sehingga perkembangan kecerdasan otaknya optimal.
▪ Faktor lingkungan.
Faktor lingkungan berperan dalam memberikan stimulasi pada otak untuk membangun kabelisasi (sel penghubung) syaraf dan menghaluskannya.Selama tahun pertama, sangat penting untuk selalu menghadirkan lingkungan penstimultan otak.Hilangnya lingkungan penstimultan hanya membuat otak bayi menderita.Ini kesimpulan dari banyak temuan.
Sebagai contoh :
Temuan di Baylor College of Medicine di Houston.Bayi yang tak banyak bermain atau jarang mendapat sentuhan, mengembangkan otak 20-30 persen lebih kecil dibandingkan otak bayi yang seumur.Penemuan dilaboratorium ilmu hewan University of Ullionis di Urbana-Champaign malah lebih ekstrim.Pada tikus yang tak bermain, terjadi penciutan otak dan pada tikus yang diberi permainan [jungkitan, tangga maupun treadmill] terjadi penambahan sinap per neuron hingga 25 persen. Dengan kata lain, pengalaman yang lebih banyak membuat otak jadi lebih kaya dengan neuron dan sinap. Jumlah sinap (sel penghubung antar neuron) ini berhubungan erat dengan tingkat daya kerja otak.Hal ini terbukti dengan hasil kajian Santiago [1911].Dari penelitian seiris otak Albert Einstein ternyata bahwa bagian lobus parietal kiri Einstein memiliki sel penghubung yang jauh lebih banyak dari pada otak manusia normal.
Ada anggapan bahwa faktor sosial dan lingkungan dianggap lebih penting dalam menentukan kecerdasan seorang anak.Artinya, anak-anak yang kekurangan gizi bisa mengejar perkembangan mentalnya bila hidup dalam sosial dan lingkungan yang baik.Tetapi secara teoritis, sebenarnya faktor sosial dan lingkungan ini berperan kecil bila kekurangan gizi terjadi pada masa pesat tumbuh (growth spurt) otak, karena kekurangan yang terjadi pada masa tersebut bersifat irreversible (tidak dapat pulih).










Daftar pustaka
http://gizi.blog.unair.ac.id/2011/03/23/hello-world/
http://www.ibudanbalita.net/info/artikel-perkembangan-ilmu-gizi.html
http://www.ibudanbalita.net/938/perkembangan-anak-pada-masa-usia-dini.html
http://www.ibudanbalita.net/328/ciri-ciri-bayi-yang-kekurangan-gizi.html
http://www.ibudanbalita.net/459/perkembangan-gerakan-motorik-pada-anak.html

Sabtu, 16 Juni 2012

5 tahun

udah lama eh ga ngblog hahahaaa
mau cerita2 ahhh

mungkin sebelumnya gw disini ga pernah cerita tentang cinta gw semasa SMP
yaaa namanya Wira Cahya Rendika
lama loh w suka sama  dia dari kelas 2 SMP
sayang sih sayang banget sama dia :') tapi ......
yaa dia terlalu cuek,terlalu mempermainkan perasaan
dia maunya hubungan ini sesuka hati dia semaunya dia
tanpa perduliin perasaan gw
yaaa awalnya dia emang ragu sama hubungan ini karna dia tau gw bakal tingal dijogja
tapi jujur yah,gw tuh bisa kok jaga hati walaupun akhirnya harus LDRan
ga tau apa yg buat gw bener2 jatuh cinta sejak 5 tahun yg lalu sampai sekarang
inget sih waktu dulu dia punya pacar gw masih deket sama dia
hingga akhirnya dia gw milikin
etsss tapi gw engga perebut cowok orang !!
cuma pengen dia bener2 iktin kata hatinya
gw bener2 sayang sama dia sejak 5 tahun yang lalu dan sampai SEKARANG !!!!!

Sabtu, 20 Agustus 2011

agak penting !

sabtu 20 agustus 2011
kayaknya hari ini waktu singkat bener dah
binggung gw *pegangan angin*
mungkin karna hari ini gw bangun tidur jam 1 siang
hahhaa ngebluk banget coba :D
kalah kebo jjuga
etsss jangan jangan sama kan aku dengan yang lain 
langsung aja tuh ye kan gw habis bangun tidur terus mandi tidak lupa mengggosok gigi habis mandi ku tolong ibu membersihkan tempat tidur ku bantal guling bau pesingg
ehh kamprett gw kaga ngompol kali !!!
dan karna naluri sebagai anak rajin langsung lah gw nyuci bajuu
karena hari ini ada bukber sekolah gw habis nyuci baju langsung mandi lagi
hahahaa mandii terussss
sampeee pagiii , karawang di goyangggggg

**********

berangkat lah gw naik motor,tapi gw nyamper temen gw dulu di harkit
sesampenya di sekolah gw cengoo
danauan lautan manusia ada di tengah lapangan
pada ngdeprok pake koran udah kayak orang ga punya tempat tinggal yg suka tidur di emperan
haha
tapi langsung aja gw nyari temen temen gw
sembari nunggu buka puasa tiba
kita di hidang kan oleh ceramahan dari ustad #lu kira tuh ustad makanan apa pake di hidangin
ehh taunya duk duk duk dukkk
yessss bukaaa !!
*sujud syukur di tengah awan*
habis minum air putih saatnya shalat magrib
tapi gw lagi ga solat,yaudah gw mengamati mereka aja yg lagi solat di tengah lapangan
tapi ini solat nya kok pada konyol coba
ada satu orang solat masa kiblatnya kebalik hahahhahhaa *ngakak sampe muntah muntah*
terus itu lagi anak cowok solat pada kayak orang ga punya OTAK
bego bangetttt !!!
masa iya lagi sujud malah lari lari,main lempar lemparan,nengok ke belakang,
pas lagi rukuh malah pada ngapain kali tuh
kan goblok,lebih goblok dari pada koruptor
rasanya pengen gw getok,gw buang ke danau terus gw iket ala joni,terus gw uwek uwek dan gw BIKIN LALAB
dasar ga punya etika

********

di dalem kelas XII IPA 2 ngumpul buat makan
ahhh ini saat saat terakhir tahun depan gw ga bisa lagi ngerasain kayak gini
apalagi  harii ini hari terakhir ngliat DIA karna 2 minggu kedepan kan udah libur
aduhh gw galau
sumpah galau habis
gw merenung di bwah pohon pisang sambil nyemilin beling
galau se galau galaunya gw !!
ini sunguh memilukan
*garuk garuk tembok*
*nyiumin aspal*

gantengnya !!!
hahah